Tuesday, May 21, 2024

Papa

Papa
Berapapun usiaku sekarang, dimatamu aku masih putri kecil mu. Didepanmulah aku bisa mengeluarkan sisi kekanakan ku tanpa takut dihakimi. Berdiri disampingmu, bagiku seperti tempat teraman yang ada di dunia yang jahat ini pa.

Papa, apakah dunia memang sejahat ini? Jika untuk berdiri sendiri saja aku merasa lelah, lalu bagaimana dengan mu yang harus kuat untuk kita selama ini?

Pa, aku bangga menjadi putri papa. Disaat orang lain mungkin terasa asing dengan ayahnya, tapi aku tidak. Masakan papa yang tidak kusangka akan kurindukan. Candaan papa yang entah mengapa jika ku ingat sekarang bisa memberikan rasa sedih, panggilan lembutmu untukku, aroma mu yang dapat menenangkanku, dan kenangan kenangan lainnya, untuk itu aku bersyukur. Aku bersyukur menjadi anakmu. Papa, aku bangga menjadi putrimu.

Papa terimakasih sudah mencintaiku sepenuh hatimu. Tidak pernah aku rasakan kekurangan kasih sayangmu sedikitpun. Terimakasih karena masih memelukku sampai saat ini, masih mencium keningku sampai saat ini disetiap kita bertemu. Pa.. kakak sayang sekali sama papa..

No comments:

Post a Comment

Papa

  Berapapun usiaku sekarang, dimatamu aku masih putri kecil mu. Didepanmulah aku bisa mengeluarkan sisi kekanakan ku tanpa takut dihakimi. ...